Langsung ke konten utama

KETIKA SEMESTA TIDAK MERESTUI


Awal kisah, di masa-masa SMA ditengah jalinan persahabatan, dua orang yang awalnya hanya saling mengenal dalam waktu yang singkat dipertemukan. Namun, saat itu mereka belum ditakdirkan semesta untuk saling menyayangi, hanya sebatas dekat karena ikatan sebuah persahabatan diantara 4 orang lainnya. Singkat cerita, 2 tahun berlalu setelah drama perpisahan terjadi, ia kembali. Sosok laki-laki yang tak pernah terbesit sedikit pun untuk hadir sebagai sosok yang spesial. Walaupun 2 tahun sebelumnya sempat terbesit rasa yang tidak biasa, namun tak pernah sedikitpun dihiraukan dan mengharapkan rasa itu menjelma menjadi sebuah hubungan yang lebih dekat lagi. Hingga akhirnya semesta menunjukan caranya, ia kembali dengan peran yang sama namun hadir dengan perasaaan yang berbeda. Perasaan yang dahulu hanya dirasakan seorang diri dan hampir seperti angin lalu karena di tengah rasa itu ada hubungan yang harus dihargai kehadirannya.
     Ia datang dengan sejuta kejutan. Ia datang untuk meyakinkan bahwa rasa yang hampir dianggap angin lalu itu, bukan hanya sekedar angin lalu, akan tetapi angin yang bisa membawa sejuta harapan yang tidak hanya bisa digenggam sendiri, namun bisa digenggam bersama. Hari  demi hari berlalu, waktu yang telah terlewati benar-benar dinikmati sebagaimana mestinya. Benih-benih rasa yang terasa hampa seperti udara mulai bisa dirasakan seperti butiran air yang menyegarkan, memberi harapan yang nyata dimasa depan. Namun, didunia ini tidak ada yang benar-benar sempurna dan berjalan seperti apa yang diharapkan dan direncanakan, selalu ada hal yang tidak terduga hadir karena bagaimanapun manusia mencoba untuk merencanakan sesuatu, selalu ada  campur tangan tuhan dalam setiap langkah yang diambil. Bukan, bukan untuk merubahnya menjadi sesuatu yang buruk namun untuk menunjukan sebuah pembelajaran atau bahkan untuk mempermudah semuanya.
     Hingga tiba detik-detik penyesalan itu hadir melalui moment yang bisa dikatakan baik-baik saja. Saat dimana sebuah harapan itu seharusnya bertahan ditempatnya, namun salah satunya telah melepaskan harapan itu secara perlahan, tanpa tau akibatnya. Detik yang sama hingga saat ini. Penyesalan yang sama sampai saat ini, yang selalu mengusik hidup salah seorang wanita.

     Dan semua itu berawal dari ikatan sebuah persahabatan yang tak pernah di harapkan sebelumnya. Tuhan  mengirimkannya 5 orang dengan karakter dan latarbelakang yang berbeda-beda. Mereka hadir sebagai penyemangatnya yang kala itu selalu merasa tertekan dan labil dalam mengahadapi segala bentuk emosi. Namun, dimanapun kita berada pada jalinan persahabatan antara perempuan dengan laki-laki tidak akan ada yang benar-benar murni terus menerus menjadi sahabat. Selalu ada cerita “sahabat ada rasa diantara kita” , “sahabat menjadi cinta”, dan judul kisah yang memiliki makna dan inti cerita yang sama dari kedua judul tsb. Ya, begitulah yang dirasakan si wanita tersebut pada masa itu.

     Namun, semua harus segera usai dan tamat. Karena hidup bukan hanya sekedar tentang stuck melainkan untuk bangkit dan berkembang. Siapapun yang membaca cerita saya ini, semoga kalian bisa memetik point-point positivenya dan semoga kalian adalah individu-individu yang memiliki prinsip hidup yang kuat, mau berkembang dan terus maju. Tidak perduli seberapa kuat masa lalu mengusik, namun kalian tetap kokoh dalam pendirian kalian. Because this is our life, and there is our rules to contro all the things that want to entering.

Komentar