Awal kisah, di masa-masa SMA ditengah jalinan persahabatan, dua orang yang awalnya hanya saling mengenal dalam waktu yang singkat dipertemukan. Namun, saat itu mereka belum ditakdirkan semesta untuk saling menyayangi, hanya sebatas dekat karena ikatan sebuah persahabatan diantara 4 orang lainnya. Singkat cerita, 2 tahun berlalu setelah drama perpisahan terjadi, ia kembali. Sosok laki-laki yang tak pernah terbesit sedikit pun untuk hadir sebagai sosok yang spesial. Walaupun 2 tahun sebelumnya sempat terbesit rasa yang tidak biasa, namun tak pernah sedikitpun dihiraukan dan mengharapkan rasa itu menjelma menjadi sebuah hubungan yang lebih dekat lagi. Hingga akhirnya semesta menunjukan caranya, ia kembali dengan peran yang sama namun hadir dengan perasaaan yang berbeda. Perasaan yang dahulu hanya dirasakan seorang diri dan hampir seperti angin lalu karena di tengah rasa itu ada hubungan yang harus dihargai kehadirannya. Ia datang dengan sejuta kejutan. Ia dat...
Kala itu. Aku merasa, ada sedikit perubahan dalam tingkah lakuku. Sering kali aku merasa bahagia tanpa sebab, kemudian merenung. Tak jarang aku pun merasa nelangsa seperti orang yg sedang putus asa. Tapi ada satu hal yg ku tau alasannya mengapa aku melakukannya. Apakah itu? Itu adalah senyum. Ya, senyum yg sering kusunggingkan karna pada saat itu aku sedang mengingat dia. Senyum yang mungkin kata orang saat melihatnya adalah senyum seperti orang yg sedang tidak waras. Wait, Tidak waras? Emm kurasa itu juga bisa jadi benar. Ketidak warasanku karena memikirkannya. Tapi tenang, ketidak warasanku ini bukan level tinggi. Hanya sebatas karna racun yg telah dia sebarkan. Entah sejak kapan aku merasakan semua hal itu. Yang ku ingat, terakhir ku melakukannya adalah sekitar 3tahun yang lalu. Aku sendiri pun tak tau menau alasanku melakukan semua hal itu. Yang ku tau i feel like i'm into him. But eiiits.. jangan berfikir yang macam" dulu tentang kalimatku itu ya. Itu hanya sebatas pesa...